|

Terbaru Tol Getaci, Jarak Dipangkas dari 206,65 KM Jadi 95 KM dan Gerbang Tol Berkurang Jadi 6

Proyek Jalan Tol Getaci Ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional

Pembangunan proyek jalan Tol Getaci kini memiliki kepastian berkat pengakuan pemerintah pusat yang menetapkannya sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) 2025. Jalan bebas hambatan ini akan melewati wilayah Priangan Timur, Jawa Barat, dan menjadi bagian dari rencana pembangunan infrastruktur nasional.

Menurut pernyataan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU), ruas Tol Getaci yang menghubungkan Gedebage dengan Tasikmalaya akan memasuki tahap lelang pada tahun 2026 dan diharapkan bisa beroperasi penuh pada tahun 2029. Namun, target operasional tersebut tidak sampai ke Cilacap, Jawa Tengah, tetapi hanya mencapai Kota Tasikmalaya terlebih dahulu.

“Sementara (hanya Gedebage-Tasikmalaya baru kemudian dilanjut Tahap 2 Tasikmalaya-Cilacap). Eksesnya seperti itu,” ujar Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Willan Oktavian dalam acara ICI 2025 di Jakarta beberapa waktu lalu.

Dengan demikian, panjang jalan Tol Getaci yang sebelumnya direncanakan mencapai 206,65 km dari Gedebage hingga Cilacap kini dipangkas menjadi 95,52 km karena hanya sampai Kota Tasikmalaya. Pembangunan jalan Tol Getaci sampai Tasikmalaya akan dibagi dalam dua seksi:

  • Seksi 1: Gedebage – Garut Utara (45,20 km)
  • Seksi 2: Garut Utara – Kota Tasikmalaya (50,32 km)

Proyek ini dimulai dari Gedebage, Kota Bandung, dan akan melalui Kabupaten Bandung, Kabupaten Garut, serta Kabupaten Tasikmalaya, sebelum berakhir di Kota Tasikmalaya.

Daya Tarik Investasi dan Tingkat Lalu Lintas yang Tinggi

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo menjelaskan bahwa ada empat proyek pembangunan jalan tol yang akan segera dieksekusi mulai tahun ini agar dapat beroperasi pada tahun 2029. Keempat proyek tersebut antara lain:

  • Sentul Selatan-Karawang Barat
  • Bali
  • Gedebage-Tasik
  • Pejagan-Cilacap

Namun, dari keempat ruas tersebut, Tol Getaci ruas Gedebage-Tasikmalaya dan Sentul Selatan-Karawang Barat dinilai memiliki potensi lebih cepat terealisasi. Menurut Menteri PU, kedua ruas jalan tol ini memiliki daya tarik investasi dan tingkat lalu lintas yang lebih tinggi.

“Mudah-mudahan sih tahun 2026 bisa kami selesaikan, dari empatnya mungkin dualah (ruas Gedebage-Tasikmalaya dan Sentul Selatan-Karawang Barat) bisa kita selesaikan,” tambahnya.

Pengurangan Gerbang Tol

Dengan dipangkasnya jarak Tol Getaci dari semula sampai Cilacap dengan panjang 206,65 km menjadi sampai Tasikmalaya sepanjang 95,52 km, jumlah gerbang tol juga ikut dipangkas dari semula 10 menjadi 6.

Berikut rincian gerbang tol yang akan dibangun:

Kabupaten Bandung

  1. Gerbang Tol Majalaya, berlokasi di Kecamatan Solokan Jeruk.
  2. Gerbang Tol Nagreg, berlokasi di Kecamatan Nagreg.

Kabupaten Garut

  1. Gerbang Tol Garut Utara, berlokasi di Kecamatan Banyuresmi.
  2. Gerbang Tol Garut Selatan, berada di Kecamatan Cilawu.

Kabupaten Tasikmalaya

  1. Gerbang Tol Singaparna, berada di Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.

Kota Tasikmalaya

  1. Gerbang Tol Kawalu, akan dibangun di Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya sekaligus sebagai titik akhir pembangunan jalan Tol Getaci sampai Tasikmalaya.

Tambahan informasi, rencana awal setelah Gerbang Tol (GT) Kawalu di Kota Tasikmalaya akan ada GT Ciamis di Kelurahan Linggasari, kemudian GT Kota Banjar di Kecamatan Pamarican, GT Kalipucang di Patimuan, dan terakhir GT Cilacap di Kecamatan Jeruk Legi.

Demikian informasi terkini proyek Jalan Tol Getaci yang telah diputuskan akan dibangun dengan prioritas sampai Tasikmalaya mulai 2026 dan diagendakan beroperasi tahun 2029.