Elon Musk Kaya Raya, Hartanya Melebihi Belgia dan Irlandia
Elon Musk Menjadi Orang Terkaya Dunia dengan Kekayaan 726,3 Miliar Dolar AS
Elon Musk, CEO Tesla dan SpaceX, berhasil menutup tahun 2025 sebagai orang terkaya di dunia. Kekayaannya mencapai 726,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp 12.144 triliun. Angka ini setara dengan ekonomi negara peringkat ke-23 dunia, yang melampaui PDB Belgia sebesar 716 miliar dolar AS.
Dalam data indeks miliarder dari Forbes, Musk menjadi satu-satunya individu yang memiliki kekayaan lebih besar dari sejumlah negara besar seperti Irlandia, Argentina, dan Swedia. Selain itu, harta Musk juga melampaui valuasi pasar perusahaan-perusahaan raksasa seperti Oracle, Johnson & Johnson, dan LVMH milik Bernard Arnault.
Pertumbuhan Kekayaan yang Ekstrem
Lonjakan kekayaan Musk dalam lima tahun terakhir sangat luar biasa. Pada Maret 2020, total hartanya masih berada di kisaran 24,6 miliar dolar AS. Sejak saat itu, nilai kekayaannya melesat cepat seiring reli saham Tesla dan pertumbuhan bisnis SpaceX.
Pada Agustus 2020, Musk menjadi orang kelima di dunia yang menembus kekayaan 100 miliar dolar AS. Pada Januari 2021, ia menjadi orang terkaya di dunia dengan total kekayaan hampir 190 miliar dolar AS. Di September 2021, Musk mencetak rekor sebagai orang ketiga di dunia yang memiliki kekayaan lebih dari 200 miliar dolar AS.
Peningkatan terus berlanjut. Musk menembus angka 300 miliar dolar AS pada November 2021, lalu melampaui 400 miliar dolar AS pada Desember 2024. Pada Oktober 2025, Musk menjadi orang pertama yang mencapai valuasi kekayaan 500 miliar dolar AS, disusul oleh tembus 600 miliar dolar AS di awal Desember, dan melewati 700 miliar dolar AS hanya dalam hitungan hari.
Faktor Penyebab Lonjakan Kekayaan
Salah satu pendongkrak utama lonjakan kekayaan Musk adalah SpaceX. Perusahaan antariksa tersebut meluncurkan tender offer yang menilai SpaceX di angka 800 miliar dolar AS, meningkat dua kali lipat dari valuasi sekitar 400 miliar dolar AS pada Agustus 2025. Langkah ini saja disebut menambah kekayaan Musk sekitar 168 miliar dolar AS.
Selain itu, Mahkamah Agung Delaware membatalkan putusan pengadilan tingkat bawah yang sebelumnya membatalkan paket kompensasi saham Tesla milik Musk. Keputusan ini mengembalikan nilai opsi saham Musk yang diperkirakan mencapai 139 miliar dolar AS, dan langsung mendongkrak total kekayaannya.
Prediksi Kekayaan yang Terus Bertambah
Kekayaan Musk diprediksi masih akan terus bertambah. Bahkan, pemilik X (dulu Twitter) ini disebut sudah berada di jalur untuk menjadi “triliuner” pertama di dunia, yaitu manusia pertama dengan total net worth 1 triliun dolar AS. Hal ini menunjukkan bahwa posisi Musk sebagai orang terkaya dunia tidak akan mudah digeser dalam waktu dekat.
Dengan pertumbuhan pesat dari bisnis-bisnis yang ia kelola, serta investasi-investasi strategis, Musk terus membuktikan dirinya sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di dunia. Tidak hanya sebagai pengusaha sukses, tapi juga sebagai inovator yang memberikan dampak besar bagi teknologi dan ekonomi global.
