|

WNI Jadi Tentara AS, Ini Syarat dan Gaji Militer 2026



Jendela Magazine,

JAKARTA — Profesi tentara sering kali dianggap sebagai pekerjaan yang menawarkan penghasilan tinggi dan stabilitas kehidupan. Ternyata, militer Amerika Serikat (AS) juga membuka peluang bagi warga negara asing dengan beberapa syarat yang ketat.

Selain itu, sistem gaji militer AS relatif jelas dan meningkat seiring dengan pangkat serta lama masa dinas. Warga negara Indonesia yang tinggal di AS juga bisa mendaftar untuk bergabung dengan organisasi militer Negeri Paman Sam tersebut. Berikut penjelasan mengenai syarat masuk hingga rincian gaji militer AS dalam dolar AS dan rupiah.

Syarat WNI Bergabung dengan Militer AS

Menurut informasi dari situs USAGov, warga negara non-AS dapat bergabung dengan militer AS dengan beberapa ketentuan utama, antara lain:

  • Memiliki Permanent Resident Card (Green Card)
  • Mampu berbahasa Inggris secara baik, baik lisan maupun tulisan
  • Tidak diperbolehkan bergabung hanya untuk mendapatkan visa atau kewarganegaraan

Selain itu, setiap calon prajurit harus mengikuti tes ASVAB (Armed Services Vocational Aptitude Battery) untuk menentukan kelayakan dan penempatan kerja.

Batas Usia Masuk Militer AS

Setiap matra militer memiliki batas usia berbeda untuk pendaftaran aktif:

  • Army: 17–35 tahun
  • Air Force: 17–42 tahun
  • Navy: 17–41 tahun
  • Marine Corps: 17–28 tahun
  • Coast Guard: 17–41 tahun
  • Space Force: 17–42 tahun

Dalam kondisi tertentu, batas usia dapat diperpanjang melalui persetujuan khusus.

Gaji Pokok Tentara AS per Januari 2026

Berdasarkan data dari Defense Finance and Accounting Service, gaji tentara AS ditentukan berdasarkan pangkat (pay grade) dan masa dinas. Berikut gambaran gaji bulanan awal:

  • E-1 (Prajurit baru):

    US$2.407,20 (Rp40,6 juta)

    Untuk E-1 dengan masa dinas di bawah 4 bulan:

    US$2.225,70 (Rp37,5 juta)
  • E-2:

    US$2.697,90 (Rp45,5 juta)
  • E-3:

    US$2.836,80 (Rp47,9 juta)
  • E-4:

    US$3.142,20 (Rp53 juta)
  • E-5:

    US$3.342,90 (Rp56,4 juta)
  • E-6:

    US$3.401,10 (Rp57,4 juta)
  • E-7:

    US$3.932,10 (Rp66,4 juta)
  • E-8:

    US$5.656,50 (Rp95,5 juta)
  • E-9:

    US$6.910,20 (Rp116,7 juta)

Untuk jabatan E-9 khusus (penasihat militer senior nasional), gaji ditetapkan sebesar:

US$11.166,90 (Rp188,6 juta) per bulan, terlepas dari masa dinas.

Tunjangan Tambahan

Selain gaji pokok, tentara AS juga menerima berbagai tunjangan. Contoh simulasi untuk prajurit E-2, yang menikah, bertugas di Fort Campbell, Kentucky, dengan masa dinas di bawah dua tahun:

  • Total kompensasi tahunan:

    US$67.285 (Rp1.13 milyar)

    Rinciannya:
  • Gaji pokok:

    US$28.356 (Rp479 juta)
  • Bonus masuk (maksimal):

    US$10.000 (Rp168 juta)
  • Tunjangan perumahan:

    US$21.276 (Rp359 juta)
  • Tunjangan makan:

    US$5.592 (Rp94 juta)
  • Tunjangan pakaian:

    US$2.061 (Rp34 juta)

Sebagian besar tunjangan tersebut tidak dikenakan pajak, sehingga pendapatan bersih yang diterima relatif lebih besar. Militer AS juga menaikkan gaji personel sebesar 4,5% sejak 2025. Kenaikan gaji sangat dipengaruhi oleh pangkat dan lama pengabdian.

Contoh Penghasilan

Sebagai ilustrasi, prajurit berpangkat E-6 dengan masa dinas lebih dari 10 tahun dapat memperoleh penghasilan bulanan sekitar:

US$4.585,20 (Rp77.4 juta)

Menjadi tentara AS menawarkan penghasilan tinggi, stabil, dan tunjangan lengkap, namun jalur ini tidak mudah bagi WNI karena harus memenuhi syarat kewarganegaraan, bahasa, pendidikan, serta fisik.