|

24 Jam Terakhir, Gunung Lewotobi Diguncang 20 Kali Tremor Non-Harmonik

Kondisi Terkini Gunung Lewotobi Laki-laki

Gunung Lewotobi Laki-laki, yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kembali menunjukkan aktivitas kegempaan yang meningkat dalam 24 jam terakhir. Berdasarkan laporan dari petugas Posmat Gunung Api Lewotobi Laki-laki, M. Nurjansyah Dwi Laksona, pada Rabu (21/1/2026) pukul 00.06 hingga 12.00 Wita, terjadi berbagai jenis gempa yang perlu diperhatikan.

Aktivitas Gempa dan Tremor

Dalam periode tersebut, Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami:

  • 2 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 4.4-29.6 mm dan lama gempa 31-35 detik.
  • 20 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 2.9-7.4 mm dan lama gempa 61-102 detik.
  • 4 kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 4.4-29.6 mm dan lama gempa 23-29 detik.
  • 1 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 14.8 mm, S-P 2.5 detik, dan lama gempa 20 detik.
  • 2 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 11-14.8 mm, S-P 7.6-8.7 detik, dan lama gempa 46-57 detik.
  • 5 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 2.9-29.6 mm, S-P 18.8-67 detik, dan lama gempa 48-113 detik.

Cuaca dan Klimatologi

Berdasarkan pengamatan klimatologi, cuaca sekitar gunung masih berawan hingga hujan, dengan angin lemah hingga kencang yang bertiup ke arah utara dan timur laut. Suhu udara berkisar antara 21-28°C, sedangkan intensitas curah hujan mencapai 6.72 mm per hari.

Status Gunung dan Rekomendasi

Saat ini, status Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Level III atau SIAGA. Namun, masyarakat dan wisatawan diminta untuk tetap waspada karena potensi bahaya yang bisa terjadi. Berikut rekomendasi penting:

  • Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan dilarang melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 km dari pusat erupsi.
  • Masyarakat diharapkan tenang dan mengikuti arahan pemerintah setempat serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
  • Potensi banjir lahar hujan harus diwaspadai, terutama di daerah seperti Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, dan Nawakote jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
  • Masyarakat yang terdampak abu vulkanik disarankan menggunakan masker atau penutup hidung-mulut untuk menghindari gangguan pernapasan.
  • Pemerintah Daerah akan terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
  • Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) juga akan bekerja sama dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat untuk memberikan informasi terkini tentang aktivitas gunung.

Informasi Tambahan

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki atau menghubungi PVMBG di nomor telepon 022-7272606.