5 Penyebab Herpes Kulit yang Muncul Saat Imun Menurun
Penyebab Herpes Kulit yang Perlu Diketahui
Herpes kulit bisa muncul kapan saja, terutama saat tubuh sedang tidak dalam kondisi yang baik. Lepuhan, gatal, atau perih di kulit sering kali menyebabkan ketidaknyamanan, terlebih jika Mama sedang sibuk dengan berbagai aktivitas sehari-hari. Virus herpes sebenarnya dapat tetap “dormant” di saraf dan aktif kembali kapan saja, terutama saat tubuh kurang kuat melawan virus. Oleh karena itu, menjaga kondisi tubuh agar tetap fit sangat penting.
Berikut ini adalah informasi mengenai penyebab dan cara mengatasi herpes kulit:
Herpes Kulit Disebabkan Oleh?
Herpes kulit dapat muncul akibat infeksi virus tertentu. Kondisi ini disebabkan oleh dua jenis virus utama, yaitu:
- Herpes Simplex Virus (HSV): Sering muncul di bibir, wajah, atau area genital.
- Varicella Zoster Virus (VZV): Disebabkan oleh virus cacar air yang aktif kembali, menimbulkan herpes zoster atau “cacar ular”.
Virus ini bisa tetap berada di saraf dalam keadaan dorman atau keadaan berhenti berkembang, lalu aktif kembali saat sistem imun menurun.
Apa Saja Penyebabnya?

Ada beberapa hal yang membuat kondisi ini kembali muncul. Berikut faktor-faktor yang dapat memicu kambuhnya herpes kulit:
- Sistem imun melemah: Daya tahan tubuh yang menurun bisa memicu herpes kulit aktif. Saat Mama sakit, kurang tidur, atau stres, virus herpes lebih mudah muncul kembali. Menjaga daya tahan tubuh penting agar virus tidak kambuh.
- Stres emosional dan fisik: Stres berat, baik emosional maupun fisik, bisa melemahkan sistem imun sehingga virus herpes lebih mudah muncul kembali. Kondisi ini membuat tubuh kurang mampu melawan virus yang selama ini tidur di saraf.
- Paparan sinar matahari berlebihan: Paparan sinar UV berlebihan bisa memicu herpes, terutama di wajah atau bibir. Kulit yang terpapar matahari dalam waktu lama menjadi lebih rentan terhadap virus herpes.
- Perubahan hormon: Perubahan hormon, seperti saat menstruasi, kehamilan, atau menopause, bisa memengaruhi sistem imun. Kondisi ini membuat tubuh lebih rentan terhadap virus herpes yang sebelumnya “tidur” di saraf.
- Luka atau iritasi kulit: Kulit yang terluka atau mengalami iritasi bisa menjadi tempat virus herpes berkembang lebih mudah. Luka atau goresan membuat sistem pertahanan kulit menurun, sehingga virus lebih mudah aktif kembali.
Cara Mengobati Herpes Kulit

Berikut beberapa cara untuk mengobati herpes kulit:
- Obat antiviral: Seperti acyclovir atau valacyclovir, bisa mempercepat penyembuhan dan mengurangi gejala.
- Salep atau krim herpes: Digunakan untuk mengurangi rasa gatal dan nyeri pada kulit.
- Obat alami & perawatan kulit: Lidah buaya, madu, atau kompres dingin bisa membantu menenangkan kulit.
- Menjaga daya tahan tubuh: Tidur cukup, konsumsi makanan bergizi, dan kelola stres agar virus tidak aktif kembali.
- Hindari pemicu: Seperti paparan sinar matahari berlebihan, iritasi kulit, atau kelelahan ekstrem.
Nah, itulah penjelasannya. Dengan mengetahui penyebab dan cara mengatasi, Mama bisa lebih siap menghadapi herpes kulit dan mencegah virus kambuh.
