|

Norwegia Hancurkan Italia 4-1, Haaland Cetak Rekor dan Bawa Viking Army ke Piala Dunia Setelah 26 Tahun

Dalam malam bersejarah di Stadion San Siro, timnas Norwegia memastikan tiket otomatis ke Piala Dunia setelah menaklukkan Italia dengan skor telak 4-1 pada pertandingan kualifikasi Grup B. Dua gol kilat Erling Haaland dalam rentang satu menit di babak kedua menjadi momentum penentu yang mengantarkan Norwegia ke putaran final untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 1998 di Prancis.

Kemenangan Bersejarah dengan Rekor Baru

Kemenangan monumental ini tidak hanya mengakhiri penantian 26 tahun fans Norwegia, tetapi juga mencatatkan prestasi individu luar biasa dari Erling Haaland. Striker Manchester City tersebut mengakhiri fase kualifikasi dengan 16 gol, menyamai rekor Robert Lewandowski untuk Polandia dalam satu proses kualifikasi Piala Dunia.

Norwegia datang ke markas Italia dengan situasi yang relatif aman, tetapi memilih pendekatan berbeda dengan bermain ofensif meski status tamu. Strategi ini terbukti efektif meski sempat tertinggal lebih dulu.

Babak Pertama yang Penuh Tekanan

Italia tampil agresif sejak awal dan berhasil memimpin pada menit ke-11 melalui talenta muda Francesco Pio Esposito. Striker berusia 20 tahun itu menyelesaikan peluang dengan tenang setelah sebelumnya Federico Dimarco hampir membuka skor.

Dominasi lini tengah Gli Azzurri membuat Norwegia kesulitan membangun serangan di babak pertama. Pelatih Italia Gennaro Gattuso bahkan menerima kartu kuning karena protes keras terhadap wasit.

Meski tertinggal, Norwegia tidak panik. Mereka merapatkan struktur pertahanan, menahan tekanan, dan sabar menunggu celah. Julian Ryerson dan Aleksander Sorloth sempat mengancam, meski belum berhasil membobol gawang Gianluigi Donnarumma.

Momentum Balik di Babak Kedua

Permainan berubah drastis setelah turun minum. Norwegia menemukan momentum penyama kedudukan pada menit ke-63 melalui Antonio Nusa. Pemain muda tersebut menerima umpan Sorloth, menusuk ke kotak penalti, dan melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu dijangkau Donnarumma.

Gol penyama kedudukan ini mengubah atmosfer pertandingan sepenuhnya. Italia mulai kehilangan fokus sementara Norwegia tampil semakin percaya diri dengan menekan lebih tinggi.

Ledakan Gol Haaland dan Kejatuhan Italia

Keputusan Gattuso memasukkan Oscar Bobb sebagai pemain pengganti justru berbalik menjadi bumerang bagi Italia. Kecepatan dan teknik Bobb menciptakan masalah serius bagi pertahanan tuan rumah.

Pada menit ke-78, Bobb menerobos ke kotak penalti dan memberikan umpan tarik yang disambut Haaland dengan tendangan voli terarah. Hanya satu menit berselang, Haaland kembali mencetak gol melalui umpan silang Kristian Thorstvedt dari sisi kanan.

Dua gol dalam 120 detik tersebut menjadi pukulan telak yang membuat San Siro terdiam. Italia berusaha bangkit melalui Matteo Politano, tetapi upaya mereka tidak membuahkan hasil.

Di masa injury time, Jorgen Strand Larsson semakin memperparah luka Italia dengan gol keempat Norwegia melalui tembakan melengkung yang tak lagi bisa diantisipasi Donnarumma.

Implikasi Hasil Pertandingan

Dengan kemenangan ini, Norwegia mengakhiri kampanye kualifikasi sebagai salah satu tim paling produktif dengan catatan 16 gol dari Haaland saja. Mereka melangkah ke Piala Dunia dengan keyakinan tinggi, didukung generasi emas pemain muda dan mesin gol yang konsisten.

Sementara Italia, juara Eropa yang telah dua kali gagal lolos ke Piala Dunia sebelumnya, kini harus bersiap menghadapi babak playoff yang berisiko. Kekalahan dari Norwegia pada Juni lalu yang mengakhiri era Luciano Spalletti masih membayangi, dan kini tanggung jawab ada di tangan Gattuso untuk mencegah episode buruk berulang.

Malam di San Siro ini jelas menjadi milik Norwegia. Setelah 26 tahun menunggu, Viking Army akhirnya kembali ke panggung sepak bola terbesar dunia, dibawa oleh salah satu penyerang paling mematikan di planet ini yang sekali lagi membuktikan kelasnya di momen paling menentukan.