|

Bernardo Tavares Ciptakan Barbeque Unik! Cara Persebaya Bangun Chemi Sebelum Teror Stadion Sultan Agung

Pendekatan Unik Bernardo Tavares untuk Membangun Kekompakan Persebaya Surabaya



Persebaya Surabaya sedang mempersiapkan diri menghadapi laga penting dalam putaran kedua Super League 2025/2026. Tim yang dikenal dengan julukan Green Force ini akan bertandang ke Stadion Sultan Agung Bantul pada Minggu (25/1/2026) pukul 15.30 WIB. Laga ini menjadi ujian pertama bagi tim di bawah arahan pelatih Bernardo Tavares.

Untuk membangun suasana positif sebelum menghadapi tekanan besar dari suporter PSIM Yogyakarta, Bernardo Tavares memilih cara unik, yaitu dengan menggelar acara barbekuan bersama seluruh pemain dan staf tim. Acara ini digelar di Gelora Bung Tomo pada siang hari, Selasa (21/1/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat ikatan antarpemain.

Momen Kebersamaan untuk Membangun Chemistry Tim

Barbekuan ini tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi momen penting dalam membangun fondasi tim yang solid. Bernardo Tavares menilai bahwa kekompakan tim harus dibangun dari dasar yang kuat, termasuk melalui interaksi nonformal seperti acara ini.

“Kami perlu lebih mengenal karakteristik semua pemain,” ujarnya. Ia berharap dengan kebersamaan di luar latihan, komunikasi dan pemahaman antarpemain dapat meningkat, sehingga bisa saling mendukung baik di dalam maupun luar lapangan.

Tavares juga menekankan pentingnya persaingan sehat di setiap posisi. Ia ingin setiap pemain merasa memiliki peluang yang adil untuk menunjukkan kualitas mereka.

  • “Jika ingin memiliki tim yang kuat, setiap posisi harus punya dua atau tiga pemain yang bersaing secara sehat.”
  • “Kami butuh keseimbangan antara pemain cepat dan pemain yang kuat dalam duel udara.”

Dengan pendekatan ini, Persebaya Surabaya diharapkan mampu lebih fleksibel menghadapi berbagai situasi pertandingan. Lawan dengan gaya bermain berbeda menuntut adaptasi yang cepat dan tepat.

Persiapan Menyeluruh untuk Menghadapi Tekanan Besar

Laga melawan PSIM Yogyakarta diprediksi akan berlangsung keras dan emosional. Selain faktor suporter tuan rumah, PSIM tentu ingin membuka putaran kedua dengan hasil manis. Persebaya Surabaya harus siap menghadapi tekanan sejak awal pertandingan. Mental bertanding menjadi kunci agar strategi yang disiapkan Bernardo Tavares bisa berjalan optimal.

Momen barbekuan ini menjadi simbol pendekatan baru di tubuh Green Force. Kebersamaan diharapkan menumbuhkan rasa saling percaya antarpemain di situasi sulit. Dengan atmosfer Stadion Sultan Agung yang dikenal intimidatif, kekompakan tim akan sangat diuji. Persebaya Surabaya membutuhkan solidaritas tinggi untuk meredam agresivitas tuan rumah.

Identitas Tim yang Kuat Sejak Awal

Bernardo Tavares tampak ingin menanamkan identitas tim yang kuat sejak laga perdana putaran kedua. Fondasi nonteknis dianggap sama pentingnya dengan taktik dan strategi. Persiapan ini menunjukkan keseriusan Persebaya Surabaya menghadapi sisa musim kompetisi. Setiap detail diperhatikan demi menjaga konsistensi performa di papan klasemen.

Kini, hasil dari barbekuan dan latihan intensif akan diuji di Bantul. Persebaya Surabaya berharap chemistry yang terbangun mampu menjadi modal penting mencuri poin dari kandang PSIM Yogyakarta. Dengan pendekatan humanis dan kekompakan yang terbangun, tim asal Surabaya ini siap menghadapi tantangan baru di era kepelatihan Bernardo Tavares.